Industri musik tanah air bersiap menyambut sebuah pergerakan indah dari Kota Malang. Bertajuk Konser Pita Kita 2026, festival musik yang diinisiasi oleh Ruang Production ini siap digelar pada Selasa, 30 September 2026 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM).
Bukan sekadar panggung hiburan biasa, konser ini membawa misi mendalam lewat tagline kuatnya: “When Women Take The Stage”. Event ini dirancang sebagai ruang aman, apresiasi, sekaligus selebrasi bagi musisi perempuan Indonesia lintas generasi dan genre.
Menabrak Sekat Genre: Romansa Pop ala Vierratale hingga Ambyar Koplo Niken Salindry
Dua nama besar dengan karakter kontras namun sama-sama memikat telah dipastikan mengisi panggung utama. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bagaimana perempuan mampu memimpin dan menguasai panggung musik dengan warna mereka sendiri.
Pertama, ada Vierratale yang siap memboyong energi nostalgia pop era 2000-an. Widy, Kevin, dan Raka dipastikan bakal memimpin sing-along massal lewat deretan lagu hits mereka yang telah menjadi soundtrack patah hati dan perjalanan remaja banyak orang.
Kedua, suasana akan dibuat makin pecah oleh penampilan Niken Salindry. Penyanyi muda berbakat ini merupakan representasi nyata generasi baru yang sukses mendobrak batas, membawa musik tradisional campursari dan koplo modern ke ranah populer yang digandrungi anak muda. Tak berhenti di sini, pihak penyelenggara juga membocorkan bahwa mereka tengah mengupayakan kehadiran sejumlah nama besar lainnya untuk melengkapi line-up.
Menargetkan sekitar 5.000 hingga 7.000 pengunjung, Konser Pita Kita 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event perempuan terbesar di Malang tahun ini. Target audiensnya bergerak di segmen perempuan usia 17 hingga 35 tahun, mulai dari mahasiswi, pekerja muda, hingga keluarga muda di Malang Raya.
Selain menyuguhkan aransemen musik yang megah—mulai dari pop emosional hingga tradisional modern—acara ini juga dikemas sebagai lifestyle event. Para pengunjung nantinya bisa menikmati area lifestyle, berbagai tenant kuliner, hingga ruang interaksi komunitas (community engagement).
“Kami ingin menghadirkan panggung yang bukan hanya menghibur, tapi juga punya makna. Konser Pita Kita adalah ruang bagi perempuan untuk dirayakan melalui musik dan cerita mereka,” ujar Rizal, selaku Project Officer Konser Pita Kita 2026.
Rizal menambahkan bahwa musik memiliki kekuatan luar biasa untuk menyatukan emosi. Melalui event ini, diharapkan posisi Malang sebagai kota kreatif dengan ekosistem acara yang adaptif dan inklusif akan semakin kuat.
“Ini bukan sekadar konser. Ini tentang cerita, kenangan, dan bagaimana musik bisa menyatukan banyak orang dalam satu ruang yang sama,” pungkasnya.

Media Online, IT Business Development, & Creative Digital Business Analyst, Explain Your Obstacle, Let Us BeYour Solver











