Ada alasan kuat mengapa nama Vierratale (yang dulunya Vierra) selalu berhasil memicu histeria massal setiap kali naik ke atas panggung. Band yang digawangi oleh Kevin Aprilio, Widy Soediro, dan Raka Cyril ini bukan sekadar pembuat hits pop biasa. Bagi jutaan perempuan di Indonesia—khususnya generasi yang tumbuh di era 2000-an hingga Gen Z saat ini—lagu-lagu Vierratale adalah lembaran buku harian yang disuarakan.
Menjelang penampilan mereka di Konser Pita Kita 2026 pada Selasa, 30 September 2026 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), mari kita bedah lebih dalam mengapa kehadiran band ini menjadi sangat krusial dalam merayakan tema “When Women Take The Stage”.
Jika kita membedah diskografi Vierratale, Kevin Aprilio memiliki kemampuan magis dalam merangkai progresi akord piano yang melankolis namun tetap catchy. Namun, nyawa dari setiap lagu tersebut ada pada karakter vokal Widy Soediro.
Widy tidak sekadar bernyanyi; ia menyampaikan kerentanan (vulnerability) seorang perempuan dengan jujur. Melalui lagu seperti Dengarkan Curhatku, Perih, Bersamamu, hingga Seandainya, Vierratale berhasil memotret spektrum emosi perempuan secara akurat
Lagu-lagu ini tidak mengajarkan perempuan untuk menyembunyikan kesedihan, melainkan memvalidasi bahwa merasa rapuh, kecewa, dan patah hati adalah hal yang manusiawi. Menonton Vierratale di era sekarang adalah momen catharsis—sebuah proses pelepasan emosi dan healing massal sambil bernyanyi lantang bersama ribuan perempuan lainnya.
View this post on Instagram
Widy Soediro: Simbol Ketangguhan Perempuan di Industri Musik
Berbicara soal tema women empowerment, sosok Widy adalah figur yang sangat relevan. Bertahan sebagai frontwoman di industri musik Indonesia selama hampir dua dekade bukanlah hal yang mudah. Widy telah melewati berbagai fase pasang surut industri, transformasi tren musik, hingga dinamika personal, namun ia tetap berdiri tegak di tengah panggung dengan gayanya yang autentik, berani, dan apa adanya.
Kehadirannya di panggung Konser Pita Kita 2026 nanti berdampingan dengan sinden muda Niken Salindry adalah sebuah pernyataan kuat: bahwa perempuan di atas panggung musik memiliki kekuatan besar untuk memimpin, menginspirasi, dan menyatukan energi ribuan penonton.
Konser Pita Kita 2026 bukan sekadar tempat menonton pertunjukan visual, ini adalah ruang aman bagi kamu untuk merayakan setiap babak cerita hidupmu. Bernyanyi Perih atau Seandainya langsung di depan Widy dan Kevin Aprilio adalah pengalaman emosional yang wajib kamu rasakan setidaknya sekali seumur hidup.
Mengingat antusiasme yang sangat tinggi dari Vierrania (sebutan fans Vierratale) dan pencinta musik di Malang Raya, tiket konser ini terus bergerak cepat setiap harinya. Jangan sampai kamu hanya bisa melihat keseruannya lewat Instagram Story orang lain!
Ajak support system terbaikmu—sahabat perempuan, kakak, adik, atau pasanganmu—dan amankan tiketmu sekarang juga sebelum kehabisan.
Informasi & Pembelian Tiket Resmi:
Beli Tiket Online: Langsung klik tautan resmi di Celestix – Konser Pita Kita
Update Info & Line-Up Tambahan: Ikuti Instagram resmi di @konserpitakita

Media Online, IT Business Development, & Creative Digital Business Analyst, Explain Your Obstacle, Let Us BeYour Solver










