Setelah rentetan clue puitis di kedai Omah Koempoel yang sukses membuat netizen alih profesi menjadi detektif dadakan, misteri itu akhirnya terjawab tuntas. Lewat sebuah video estetik yang menampilkan sepasang muda-mudi tengah menikmati sajian hangat, Signaturee Festival meresmikan satu nama yang akan menemani pelarian kita: Nadhif Basalamah.
View this post on Instagram
Teks bertuliskan “NADHIF BASALAMAH WILL BE COMING TO SIGNATUREE 2026” yang muncul di akhir video seolah menjadi mantra yang langsung menyihir kolom komentar media sosial. Ya, setelah Nadin Amizah diumumkan sebagai Guest Star pertama, kehadiran Nadhif melengkapi kepingan teka-teki yang menjadikan edisi “A Fun-Sized Escape” ini sebagai festival paling romantis di penghujung tahun.
Bagi sebagian besar penikmat musik Indonesia, nama Nadhif tentu sudah tidak asing lagi. Namun, mari kita kenalan lebih dekat dengan sosok pria bersuara teduh ini, dan mengapa penampilannya di Kota Batu nanti akan menjadi momen yang sangat magis.
Dari ‘After School Sad Session’ Hingga Merajai Tangga Lagu
Lahir pada 30 Mei 2000, Nadhif Basalamah adalah representasi sempurna dari musisi muda era digital yang jujur dalam berkarya. Ia memulai langkahnya di industri musik indie Indonesia dengan merilis single perdana berjudul After School Sad Session pada tahun 2018. Suara baritonnya yang lembut, petikan gitar akustik yang intim, dan lirik berbahasa Inggris yang melankolis langsung mencuri perhatian penikmat musik folk dan pop-akustik.
Kariernya terus merangkak naik lewat lagu-lagu bernuansa sendu seperti Bitterness dan Spaces. Namun, ledakan terbesar dalam perjalanan musikalnya terjadi ketika ia merilis lagu berbahasa Indonesia pertamanya, Penjaga Hati, pada pertengahan 2023.
Lagu ini meledak luar biasa, merajai berbagai tangga lagu di platform streaming digital, dan menjadi soundtrack wajib bagi jutaan konten romantis di media sosial. Liriknya yang sederhana namun dalam, “Karena bersamamu semua terasa indah…”, sukses menyentuh hati pendengar dari berbagai kalangan usia. Nadhif membuktikan bahwa ia bukan sekadar musisi segmented, melainkan pencerita ulung yang karyanya bisa memeluk siapa saja.
Harmoni Sempurna di Tengah Dinginnya Kota Batu
Lalu, mengapa kehadiran Nadhif Basalamah di Signaturee Festival 2026 ini terasa sangat spesial?
Coba pejamkan mata sejenak dan bayangkan skenario ini: Kamu sedang berada di hamparan rumput Kusuma Agrowisata yang sejuk. Kabut tipis mulai turun menyelimuti Kota Batu. Kamu duduk di atas tikar piknik bersama orang yang paling kamu sayangi, menyeruput minuman hangat, sementara di atas panggung, Nadhif Basalamah memetik gitarnya dan mulai menyanyikan Penjaga Hati.
Signaturee Festival tidak pernah main-main dalam mengurasi penampilnya. Konsistensi mereka sejak tahun 2022 hingga kini selalu bermuara pada satu tujuan: menciptakan pengalaman yang sinkron antara alam, emosi, dan melodi. Jika Nadin Amizah akan membawa kita pada sesi “patah hati estetik”, maka Nadhif Basalamah adalah sosok yang akan menyembuhkan luka tersebut dan membuat kita kembali jatuh cinta.
Kombinasi line-up ini adalah sebuah mahakarya kurasi yang akan membuat Signaturee Festival 2026 menjadi kenangan kolektif yang sulit dilupakan.
Dengan diumumkannya duet maut Nadin Amizah dan Nadhif Basalamah ribuan penggemar dari kedua musisi ini kini tengah berlomba mengamankan kursi piknik mereka.
Saat ini, tiket Presale 1 masih tersedia dengan harga Rp 150.000 untuk kategori Festival, dan Rp 450.000 untuk kategori Picnic (sudah termasuk akses untuk 2 orang dan Picnic Set eksklusif).
Jangan biarkan dirimu hanya menjadi penonton dari layar handphone saat ribuan orang lain merayakan cinta di Kota Batu. Amankan tiketmu hari ini juga, dan mari bersiap menyanyikan Penjaga Hati bersama sang empunya lagu!

Media Online, IT Business Development, & Creative Digital Business Analyst, Explain Your Obstacle, Let Us BeYour Solver










